FBan lewat HP sekarang udah bukan hal yang jarang, semenjak FB jadi demam orang Indonesia. Ga sedikit banyak yang addicted sama FB, termasuk saya sendiri.
Ga bisa dipungkiri juga, gara-gara demam FB, penjualan HP berfitur internet jadi terdongkrak (sumber : majalah pulsa). Hampir semua ponsel dengan dukungan layanan data dan browser mobile bisa digunakan untuk akses FB. Contohnya kaya saya, ga perlu punya ponsel secanggih Bebe, Xperia, Nokia seri E, cukup SE W220i udah bisa C8, FBan, donlot MP3 dari waptrick, ampe posting blog di WP. Maklum gua Alhamdulillah ga gaptek, tapi ga punya gadget canggih. En, gua termasuk yang paling addicted sama internet. Jadi dari dulu, udah suka internetan lewat HP yang bisa dibilang low end, ga usah nunggu ada FB ato semacamnya.
facebook-small-logo-thumb-360x360-75537-thumb-300x300-78195Tapi, dari HP low end gua dan sebagian besar ponsel berfitur internet cuman mengakomodasi tampilan wap dan situs mobile, ya dalam hal ini http://m.facebook.com . Udah cukup reprensetatif siy, tapi masih banyak kekurangan. Ya iyalah namanya juga ponsel low end dan harganya masih murah.
Nah solusi utamanya menurut sumber yang gua baca kita musti beli ponsel yang rada gape sedikit buat nampilin halaman web (contoh : FB) secara penuh, biar fitur upload fotonya tampil. Kalo ponsel yang gua pake belon bisa, cuman bisa updet status, ngejunk di komen foto yang di-tag, baca inbox, approve temen, ama nyolek orang.
poke-meNah untuk ponsel yang punya browser bawaan kemampuan uplot masih mahal. Lagian browser bawaan ga banyak ngelakuin kompresi file jadi masih nyedot banyak pulsa kita. Buat ponsel gua ato ponsel lu-lu pade yang masih punya browser standar tapi gag nyedot pulsa banyak, mesti nambahin aplikasi pihak ketiga berupa browser web. Dan browser web ini buanyak banget cin di lingkungan ponsel. Jadi kita mesti cerdik milihnya.
Nih contohnya browser web pilihan yang bisa dibilang bagus dalam mengkompresi file:
1. Opera Mini
OM ini bisa didonlot dari http://www.getjar.com/products/3334/OperaMiniWebbrowser .
OM nawarin kompresi file yang lebih efektif buat buka halaman web dan saat ngebukanya kerasa lebih mudah di layar ponsel. OM tersedia untuk ponsel-ponsel java dan bersifat gratisan.
Note: kalo di ponsel gua sendiri belon ada jadi mesti donlot, dan hal inilah yang belon gua lakuin ampe sekarang, cz kata sepupu gua, katanya tetep ajah banyak nyedot pulsa even cepet aksesnya. (mungkin dulu kali ye…..waktu jamannya akses internet masiy mahal)
Khusus untuk FB, browser ini mampu nampilin halaman FB dengan baik. Tapi kita mesti utak-atik sedikit (bisa dibilang sedikit lah) sejumlah parameter yang berhubungan ama tampilan. Kaya ukuran font, kualitas gambar, efek layar dasar, dsb. (dikit lah ya..)
2. UCWEB
Pasti untuk yang awam en baru pake internet ponsel, pasti masih jarang denger browser ini. Browser ini diperkenalkan di Cina, dan dapet tanggepan baik dan waktu yang ga lama. Sama kaya OM, browser ini ngelakuin kompresi file yang efektif. Kamu bisa donlot di http://www.ucweb.com/english/index.shtml .
UCWEB sendiri udah mencapai versi 6.3 dengan memiliki kelebihan pada tampilan yang menarik serta tanpa settingan awal yang negbingungin kaya OM.
Kelebihan lainnya : kecepatan donlot yang lebih dari OM. Hal ini bisa sumber gua bilang saat ngerasain saat melihat halaman penuh dengan gambar. Bahkan dibandingin OM saat akses situs mobile bukan web loh ya. Gitu juga saat uplot foto di FB, aksesnya cepet juga. Tapi sayang belon gua review dari segi sedot-sedotan pulsanya (maaf ya pembaca).
3. TeaSHARK
Yang ini merupakan browser web buat ponsel yang bisa dibilang cukup ringan. Ukurannya kecil tapi ga kalah hebat, makanya disaranin buat jadi pilihan alternatif. Bisa didonlot di http://www.teashark.com/index.html ato langsung ajah ketik http:??wap.teashark.com dari browser ponsel.
Sama kaya yang lain, teaSHARK ngelakuin rendering halaman web biar bisa ditampilin sama baiknya di layar ponsel. Tentu ajah ada proses kompresi dsb. Sayangnya proses kompresinya masih dibawah UCWEB dan OM. Hal ini bisa diliat dari halaman situs web yang masih berukuran besar ( setar dengan yang ditampilin di layar monitor…weleh…weleh….). Akibatnya halaman situs ga bisa terlihant dalam tampilan penuh kecuali jika di zoom out.
Nah jadi mana yang paling baik???
facebook-canada
Kesimpulan : ternyata UCWEB is the best for FB access.
Alasannya : kompresi file yang efektif, ga perlu nyeting di awal browser yang bikin sebel, dan cepetnya uplot dan donlot file dibandingin yang lain.
Bagusnya lagi, UCWEB memiliki mobile donlot manager kaya browser komputer, selain untuk nampilin situs web dan uplot gambar, UCWEB juga bisa diandelin buat donlot file berukuran besar.
Nah selain FB juga halaman web lainnya juga bisa dibuka dalam kondisi yang oke. Asalkan masih dalam format tampilan yang sama-sama web.
Semoga bermanfaat…..
Sumber: badien.wordpress.com
Senin, 25 Mei 2009
Sejarah Perkembangan Facebook
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook.
Facebook juga pernah ditawar oleh yahoo senilai $ 1 miliar dan kemudian oleh seorang anggota dewan Facebook, menunjukkan bahwa Facebook internal valuation adalah sekitar $ 8 miliar berdasarkan proyeksi pendapatan sebesar $ 1 miliar pada tahun 2015.
Peringkat Facebook saat saya tulis artikel ini menempati urutan ke 1situs yang paling banyak di akses di indonesia dan urutan ke 4 untuk seluruh dunia.
Berikut data mengenai facebook:
Founded : Cambridge, Massachusetts(February 4, 2004)
Headquarters : Palo Alto, CaliforniaDublin, Ireland (international headquarters for Europe, Africa, Middle East)
Key people : Mark Zuckerberg (Founder and CEO), Dustin Moskovitz (Co-founder), Sheryl Sandberg (COO), Matt Cohler (VP of Product Management), ChrisHughes (Co-founder)
Revenue : 300 million USD (2008 est.)
Net income : 47.4 million USD (2007 est.)
Employees : 700 (November 2008)
Website : facebook.com
Type of site : Social network service
Advertising : Banner ads, Referral marketing
Registration : Required
Available in : Bulgarian, Catalan, Chinese (simplified), Chinese (Hong Kong), Chinese (Taiwan), Croatian, Czech, Danish, Dutch, English (American),English (British), English (Pirate), Filipino, Finnish, French, German, Greek, Hungarian, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Korean, Malay, Norwegian, (bokmål), Polish, Portuguese (Brazilian), Portuguese (European), Romanian, Russian, Serbian, Slovene, Spanish (Castilian), Swedish, Thai, Turkish,Vietnamese, Welsh
Launched : February 2004
Hari gini belum punya facebook? daftar sekarang :) ,
Bagi anda yang ingin mengetahui banyak hal tentang Facebook dan ingin mendapatkan tips menarik silahkan kunjungi link ini http://www.tips-fb.com
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook.
Facebook juga pernah ditawar oleh yahoo senilai $ 1 miliar dan kemudian oleh seorang anggota dewan Facebook, menunjukkan bahwa Facebook internal valuation adalah sekitar $ 8 miliar berdasarkan proyeksi pendapatan sebesar $ 1 miliar pada tahun 2015.
Peringkat Facebook saat saya tulis artikel ini menempati urutan ke 1situs yang paling banyak di akses di indonesia dan urutan ke 4 untuk seluruh dunia.
Berikut data mengenai facebook:
Founded : Cambridge, Massachusetts(February 4, 2004)
Headquarters : Palo Alto, CaliforniaDublin, Ireland (international headquarters for Europe, Africa, Middle East)
Key people : Mark Zuckerberg (Founder and CEO), Dustin Moskovitz (Co-founder), Sheryl Sandberg (COO), Matt Cohler (VP of Product Management), ChrisHughes (Co-founder)
Revenue : 300 million USD (2008 est.)
Net income : 47.4 million USD (2007 est.)
Employees : 700 (November 2008)
Website : facebook.com
Type of site : Social network service
Advertising : Banner ads, Referral marketing
Registration : Required
Available in : Bulgarian, Catalan, Chinese (simplified), Chinese (Hong Kong), Chinese (Taiwan), Croatian, Czech, Danish, Dutch, English (American),English (British), English (Pirate), Filipino, Finnish, French, German, Greek, Hungarian, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Korean, Malay, Norwegian, (bokmål), Polish, Portuguese (Brazilian), Portuguese (European), Romanian, Russian, Serbian, Slovene, Spanish (Castilian), Swedish, Thai, Turkish,Vietnamese, Welsh
Launched : February 2004
Hari gini belum punya facebook? daftar sekarang :) ,
Bagi anda yang ingin mengetahui banyak hal tentang Facebook dan ingin mendapatkan tips menarik silahkan kunjungi link ini http://www.tips-fb.com
Label:
facebook,
Mark Zuckerberg,
pendapatan,
peringkat
Belajar Bahasa Jerman di Facebook
Sudah jadi kebiasaan. Tiap hari, tiap buka laptop, pasti deh yang pertama diklik “www.facebook.com.” Lama-lama terpikir juga, kenapa nggak dimanfaatkan lebih ya? Dengan belajar bahasa lain misalnya. Lalu mulai nyoba-nyoba pake Facebook Translation. Nyoba Bahasa Prancis, Spanyol, Belanda. Wah pake yang mana yah? Bahasa-bahasa tadi menarik. sayangnya saya nggak punya basic sebelumnya. Akhirnya nyoba deh pake Bahasa Jerman. Bahasa Jerman ini saya pernah dapet waktu kelas 1 dan 2 SMA. Lumayanlah pernah kenalan sebelumnya. Yup, akhirnya Facebookku tak ubah deh ke Bahasa Jerman.
Blazzz…
Pertama kali lihat. Apa nich? Bahasanya berubah semua. dan asing. lalu pelan-pelan inget-inget lagi. O….Pinnwand itu = wall. Alle anzeigen itu = See All, etc.Ingatan visual sangat diperlukan disini.
Bagi saya, ketika belajar bahasa asing, pertama kali yang dikejar adalah: VOCAB! lupakan dulu GRAMMAR. Setelah vocab, nanti baru grammar. Sebenernya bisa juga bersamaan, karena kita pasti akan berpikir: Apa sih bedanya Freunde dan Freundinen, Ihr sama Ihren, dan lain sebagainya.
Akhirnya…mulai deh pelajaran bahasa jerman via Fesbuk.
hal pertama yang saya cermati adalah: nama-nama hari :D
Saya tulis disini, sekalian buat catatan:
Sonntag : Minggu
Montag : Senin
Dienstag : Selasa
Mittwotch : Rabu
Donnerstag: Kamis
Freistag : Jum’ad
Samstag : Sabtu
Heute : Hari ini
Gestem : Kemaren
Belajar Bahasa Jerman via Facebook oke juga. Dan kita jadi “dipaksa” harus belajar. Sebab kalo nggak kan bingung sendiri menghadapi facebook. Sekarang lumayanlah ada peningkatan, terutama vocab.
Was machst du gerade?
Sumber: honeysweet.wordpress.com
Blazzz…
Pertama kali lihat. Apa nich? Bahasanya berubah semua. dan asing. lalu pelan-pelan inget-inget lagi. O….Pinnwand itu = wall. Alle anzeigen itu = See All, etc.Ingatan visual sangat diperlukan disini.
Bagi saya, ketika belajar bahasa asing, pertama kali yang dikejar adalah: VOCAB! lupakan dulu GRAMMAR. Setelah vocab, nanti baru grammar. Sebenernya bisa juga bersamaan, karena kita pasti akan berpikir: Apa sih bedanya Freunde dan Freundinen, Ihr sama Ihren, dan lain sebagainya.
Akhirnya…mulai deh pelajaran bahasa jerman via Fesbuk.
hal pertama yang saya cermati adalah: nama-nama hari :D
Saya tulis disini, sekalian buat catatan:
Sonntag : Minggu
Montag : Senin
Dienstag : Selasa
Mittwotch : Rabu
Donnerstag: Kamis
Freistag : Jum’ad
Samstag : Sabtu
Heute : Hari ini
Gestem : Kemaren
Belajar Bahasa Jerman via Facebook oke juga. Dan kita jadi “dipaksa” harus belajar. Sebab kalo nggak kan bingung sendiri menghadapi facebook. Sekarang lumayanlah ada peningkatan, terutama vocab.
Was machst du gerade?
Sumber: honeysweet.wordpress.com
Tanda-Tanda Anda Kecanduan Facebook
Sejak diluncurkan 4 Februari 2004, situs jejaring sosial facebook telah memikat jutaan hati penggunanya. Mulai siswa sekolah, ibu rumah tangga, selebriti, hingga politisi, kini memiliki jejaring sosial facebook. Berkat kemajuan teknologi, kini kita pun dapat memperbarui status facebook dan mengomentari foto setiap saat. Rasanya, kini ada yang kurang bila setiap hari tidak masuk ke situs ini dan melakukan aktivitas “facebook-ing”.
Manfaat facebook memang tak cuma untuk pergaulan, tapi juga sarana komunikasi, mencari pekerjaan, hingga kampanye. Sayangnya kesibukan mengutak-atik facebook membuat banyak orang kini lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang bekerja. Tak heran bila banyak perusahaan yang mulai menerapkan kebijakan mengeblok situs ini di kantor. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara facebook dengan meningkatnya angka perceraian di Inggris dan Australia.
Nah, apakah Anda termasuk dalam orang yang hidupnya mulai dikendalikan facebook? Simak 10 tanda berikut ini.
1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.
2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman.
3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.
4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.
7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.
8. Anda membersihkan “wall” agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.
9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.
10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.
Sumber: kumenantimu.wordpress.com
Manfaat facebook memang tak cuma untuk pergaulan, tapi juga sarana komunikasi, mencari pekerjaan, hingga kampanye. Sayangnya kesibukan mengutak-atik facebook membuat banyak orang kini lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang bekerja. Tak heran bila banyak perusahaan yang mulai menerapkan kebijakan mengeblok situs ini di kantor. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara facebook dengan meningkatnya angka perceraian di Inggris dan Australia.
Nah, apakah Anda termasuk dalam orang yang hidupnya mulai dikendalikan facebook? Simak 10 tanda berikut ini.
1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.
2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman.
3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.
4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.
7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.
8. Anda membersihkan “wall” agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.
9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.
10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.
Sumber: kumenantimu.wordpress.com
5 Kelebihan Facebook dibanding Friendster
Semua orang pasti sudah tahu kalau Facebook (FB) sekarang ini sedang hot-hotnya dibicarakan oleh semua pihak, mulai dari remaja sekolah, mahasiswa-mahasiswi, para pekerja kantoran, aktris, bahkan sampai anak-anak dan nenek-nenek pun membicarakan dan menggunakan ini. Faktanya, booming Facebook jauh lebih “parah” dan “ekstrim” daripada booming Friendster (FS) karena aku sendiri melihat dengan mata kepalaku bahwa orang-orang yang biasanya ga tertarik dengan kehidupan online dan anti dengan Friendster malah bisa tertarik untuk memakai Facebook.
Inilah beberapa alasan utamanya kenapa Facebook bisa jadi nomor 1, dan aku rasa semua orang juga harusnya sudah merasakannya sendiri.
1. Fitur, Fasilitas dan Teknologi dan Fitur lagi dan Fitur lagi
Facebook 1 tahun lalu berbeda dengan yang sekarang. Hmmm, mungkin rentang waktunya agak kelamaan. Ralat, Facebook 1 bulan yang lalu berbeda dengan yang sekarang. Bila Anda mencari-cari dan mengoprek-oprek isi Facebook, maka pasti selalu ada saja yang berubah. Sebagian bilang perubahan itu perlu dan sebagian bilang perubahan itu merepotkan, tapi kenyataan bilang bahwa walau merepotkan tetapi tetap saja yang cuap-cuap karena perubahan itu tetap main Facebook dan penggunanya makin bertambah.
Tahun 2007 ketika pertama kali saya join dengan Facebook dengan dikenalkan oleh teman saya, situs ini terlihat biasa saja dan hampir ga ada bedanya dengan situs jaringan sosial lainnya. Tetapi sejak awal, yang membedakan Facebook dari situs lainnya adalah keberadaan aplikasinya. Kini, segudang fitur telah ditambah, mulai dari chatting (instant messaging), pembatasan privasi per grup, pengaturan kontak, kemudahan dalam sharing berita, kemudahan dalam sharing foto, dan sebagainya. Sedangkan bagi sebagian orang lain, keberadaan AJAX membuat praktis kehidupan mereka.
Sedangkan Friendster? Aku bergabung dengan Friendster sejak tahun 2005, dan sampai sekarang Friendster tetap mempertahankan tradisinya dengan layout dan fitur yang biasa saja. Malahan beberapa fitur merupakan hasil catutan dari Facebook. Untuk urusan teknologi, pasti sebagian besar orang sudah tahu bahwa banyak orang sering mengeluhkan Friendster itu lambat dan sering error, bahkan pernah sampai down karena masalah listrik di data center mereka.
Anda pernah menggunakan Flickr, Picassa yang merupakan situs photo sharing dengan fasilitas yang profesional? Maka Anda bisa melakukannya di Facebook. Pernah menggunakan blog seperti WordPress dan Blogger? Anda dapat juga menuliskan di Notes Facebook walau cenderung terbatas dilihat oleh pengguna dalam. Pernah juga menggunakan YouTube untuk berbagi video? Maka Facebook juga sudah punya fasilitas berbagi video. Atau juga pengen berbagi artikel atau halaman web menarik seperti digg.com? Anda juga bisa lakukan dengan fitur share atau link di Facebook. Anda mau melakukan microblogging seperti di Twitter? Lakukan juga di bagian “what’s on your mind?”. Mungkin yang belum ada sampai sekarang ini hanya search engine yang bisa mencari artikel ke banyak situs. :D
2. Kenyamanan, it’s a cozy place for kongkow-kongkow
Apakah Anda melihat perbedaan visual sejak awal masuk ke Facebook dan Friendster? Harusnya Anda melihat bahwa tampilan Facebook cenderung soft, sedangkan Friendster cenderung garang. Ketika awal-awal melakukan login, yang ditampilkan Facebook adalah berita soal teman-teman yang tersusun rapi dari atas sampai bawah seperti aliran waktu. Sedangkan waktu login ke Friendster, berita dikelompokkan per orang, dan dikelompokkan lagi per kategori. Jadi bila ada seseorang yang baru mengupload foto, yang tampil hanyalah tulisan “Added new photos – 10 years ago” dan alhasil orang pun ga bisa melihat apa yang menarik dari foto yang diupload tersebut.
Kedua tentu saja tampilan profile Facebook dan Friendster, sudah jelas jauh berbeda. Facebook memiliki tampilan yang tetap dan mereka teguh dalam prinsip mereka tersebut, sampai percobaan oleh para pengguna untuk merubah layout atau tampilan di Facebook pun harus patah arang di tengah jalan. Akhirnya semua harus dilakukan dengan addons dan melakukannya dari tingkat browser (yeah, tapi masih banyak aja yang mengklaim bisa mengubah tampilannya). Sedangkan Friendster begitu terkenal karena mudah mengubah-ubah tampilannya sampai tulisan yang ada pun ga terbaca. Bahkan dulu sempat dengan mudahnya menghilangkan logo Friendster dan membuat di dalam profilenya atau mengalihkan orang ke situs phising untuk mencuri data login pengguna Friendster.
Kenyamanan juga meliputi banyaknya fitur privasi yang dapat diatur di Facebook. Bahkan untuk informasi kontak (contact information) yang terdapat di profile, pengguna dapat membatasi setiap entry mulai dari nomor telepon, email dan sebagainya. Sedangkan untuk Friendster, semua langsung dipatok dalam satu pilihan, bisa melihat semuanya, atau ga bisa melihat sama sekali.
Banyaknya aturan di Facebook terkadang membuat beberapa pengguna sebal dan akhirnya ngambek ga mau menggunakan Facebook lagi. Tapi setelah beberapa hari ngambek, akhirnya pengguna itu pun kembali lagi ke Facebook dengan alasan “sudah terlanjur pakai dan cinta, masakan mau ditinggalin gitu aja”. Yang account Facebook-nya sudah diblokir pun, pada akhirnya akan berusaha meminta Facebook membukanya lagi. Sedangkan di Friendster, pasti banyak yang membuat account baru lagi dan memulai dari awal karena “nge-add teman itu yang utama” di Friendster. Di balik banyaknya aturan, orang seperti aku justru diuntungkan karena merasa lebih nyaman dengan aturan itu. Kalau ada orang yang aneh-aneh dengan accountnya, seperti spamming atau melanggar aturan, yang pasti akan lebih baik kalau orang itu ditendang dari Facebook. Yah, intinya kalau mau ikut acara yang ada, ikutilah aturan yang udah dibuat oleh tuan rumahnya.
3. Target pasar yang luas
Sebagai manusia, kita memang ga tau apa yang akan terjadi di masa depan, tentu saja dengan tim manajemen dan developer Facebook. Mungkin saja mereka ga tau kalau situs ini bisa menjadi situs yang besar pada akhirnya. Facebook yang dulu katanya ditargetkan untuk kalangan eksekutif, sekarang malah merambah ke setiap kalangan mulai dari kalangan eksekutif, bisnis sampai kalangan ekonomis. :D Bisa dibilang bahwa keberadaan Facebook bisa diterima oleh semua kalangan, walau belakangan ada saja isu kalau penggunaan Facebook itu diharamkan.
Selain itu Facebook pun ga menargetkan pasar terbatas di suatu negara atau memilih untuk menguasai pasar hanya di negara-negara tertentu. Alhasil puluhan bahasa kini tersedia di Facebook dan semua itu pada dasarnya dikembangkan sendiri oleh para pengguna Facebook dengan fitur translating. Bila Anda ingin bahasa Jawa atau bahasa daerah di Facebook, Anda tinggal mengajukan ke Facebook dan berkomitmenlah untuk menerjemahkan ribuan frasa yang terdapat di Facebook, dan jumlah ini tentu saja akan berkembang sesuai dengan fitur Facebook. Alhasil siapa saja bisa mengerti pemakaian Facebook walau pada awalnya terlihat lebih ribet daripada Friendster.
Sedangkan Friendster, ketika sudah berada di tahap awal kesuksesan, malah akhirnya menargetkan pasar Asia Tenggara sebagai pasar utamanya. Alhasil, banyak orang yang akan men-cap bahwa Friendster merupakan situs jaringan sosial hanya untuk Asia Tenggara, sama seperti Orkut yang menargetkan pasar ke India. Kemudahan Friendster dalam mengubah-ubah layout dan akhirnya membuat berantakan profile seakan-akan membuat target pasar Friendster juga turun level ke kalangan remaja dan anak-anak.
4. Aplikasi yang bikin semua lupa waktu
Kalau Friendster dulu mengandalkan testimonial dan jumlah friend untuk tiap penggunanya (sampai orang-orang mulai balapan mengumpulkan testi dan friend sebanyak-banyaknya), justru di Facebook bisa dilakukan melalui application. Beragam application mulai dari yang memiliki nilai untuk dibandingkan, sampai dengan application iseng seperti kuis yang dapat dibuat sendiri membuat Facebook terlihat lebih berwarna walau secara visual cuma ada warna biru tua, putih dan hitam.
Aplikasi-aplikasi seperti Pet Society, Restaurant City, Pet Dragons 2 yang bisa dimainkan berulang-ulang dengan jalan cerita yang terus berkembang ga akan membuat orang bosan, malahan akan membuat (maaf) bokong orang-orang lama menempel di kursi atau lantai (kalau pakai laptop). Aplikasi-aplikasi lainnya seperti kuis yang belakangan makin mengarah ke rasisme malah bisa membuat orang tertawa-tawa ga karuan karena hasil kuisnya yang cenderung aneh dan membuat pembuat kuisnya pengen dilempar sandal bakiak.
Ga cukup sampai di sana, kalau Anda memiliki talenta dalam membuat aplikasi online, maka Anda dapat menerapkan talenta Anda dengan membuat aplikasi di Facebook. Yap, Facebook memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mengembangkan aplikasi, tidak cuma oleh perusahaan dan vendor-vendor besar saja. Beragam bahasa pemrograman pun didukung oleh platform aplikasi Facebook, mulai dari PHP, .NET, sampai ke Python and Perl. Bahkan yang lebih ekstrimnya, Anda dapat mengembangkan aplikasi desktop yang tersambung ke Facebook karena Facebook menyediakan API untuk melakukan interkoneksi data antara desktop dengan situs Facebook-nya. Jadi bahasanya bisa diperluas lagi dengan C, C++ dan Java. Anyway maaf kalau di sini agak teknikal :D
Friendster sekarang juga memiliki fasilitas aplikasi yang mirip dengan Facebook, bahkan kenyataannya Friendster mensupport pengembangan aplikasi dengan fbOpen platform, yang menggunakan standar Facebook dalam pengembangan aplikasinya. Sayangnya sampai sekarang aplikasi di Friendster masih jarang dan tidak terlalu berkembang, yah mungkin karena masih sibuk dengan “urusan” lainnya.
5. Inilah album foto onlineku
Setiap situs jejaring sosial online pasti memiliki fasilitas untuk mengupload foto, tetapi Facebook memiliki fasilitas ini dengan cara yang inovatif dibanding situs lainnya. Pengguna dapat mengupload foto seperti biasa, lalu mengelompokkannya per album, dan memberi komentar adalah hal yang umum di situs-situs lainnya. Yang membedakan Facebook adalah fasilitas tagging picture yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan siapa saja yang ada di foto tersebut. Misalkan saja dalam suatu foto terdapat 3 orang teman, maka orang yang mengupload foto tersebut bisa melakukan tagging 2 temannya di foto tersebut sehingga foto itu akan muncul juga di koleksi foto 2 orang teman lainnya. Selain itu fasilitas tagging ini juga berguna untuk memberitahu nama masing-masing orang yang ada di foto tersebut.
Akan tetapi sama seperti fasilitas lainnya, bila ada yang digunakan dengan baik, pasti ada saja yang menggunakannya dengan cara yang tidak benar atau tidak seharusnya. Seperti mengupload foto yang memalukan dan kemudian melakukan tagging ke teman-teman yang lain dengan tujuan agar foto tersebut dapat muncul di feed orang lain yang terdapat di halaman home.
Dengan adanya fitur yang unik seperti ini di Facebook, tidak aneh kalau Facebook ditempatkan sebagai situs yang menerima paling banyak foto melebihi Flickr, Picasa dan jejaring sosial lainnya. Paling ga, makin banyaknya orang yang narsis yang ikutan di Facebook, maka makin besar pula Facebook mendominasi sebagai juara pertama dalam situs yang paling banyak menerima upload foto dari penggunanya. Sedangkan untuk Friendster, tampaknya tidak ada hal yang spesial di sini selain fungsi private photos yang sebenarnya juga dapat diatur di bagian privasi album Facebook.
Kesimpulan
Facebook yang sekarang sudah menjadi situs jejaring sosial yang multiguna dan makin populer di kalangan masyarakat. Sedangkan Friendster secara perlahan dan pasti akan terus turun peringkatnya sampai ke titik terendah. Mau buktinya? Dengar saja kata-kata orang. Apakah Anda lebih sering mendengar “add Facebook gue donk” atau “add Friendster gue donk”? Dan satu lagi bukti bahwa FB terus berjaya adalah dengan lembaga pemeringkatan situs Alexa antara Facebook dan Friendster. Walau ga 100% hasil perhitungannya bisa dipercaya, niscaya perhitungan ini cukup terwakilkan dan angka yang cukup terpaut jauh membuktikan bahwa keterpautan antara popularitas Facebook yang menanjak dan Friendster yang terus jatuh semakin besar, dan semua kembali lagi dari pengelihatan Anda terhadap sekeliling Anda. :)
Jadi kalau dibilang Facebook itu jelek dan macam-macamnya, serta mengatakan ingin kembali ke Friendster, silahkan saja, tapi kenyataan membuktikan sebaliknya. Siapa tau kalau banyak yang kembali ke Friendster, maka Facebook akan jatuh dan Friendster kembali berjaya. Yah, who knows about the future. :).
Sumber: etersoul.com
Inilah beberapa alasan utamanya kenapa Facebook bisa jadi nomor 1, dan aku rasa semua orang juga harusnya sudah merasakannya sendiri.
1. Fitur, Fasilitas dan Teknologi dan Fitur lagi dan Fitur lagi
Facebook 1 tahun lalu berbeda dengan yang sekarang. Hmmm, mungkin rentang waktunya agak kelamaan. Ralat, Facebook 1 bulan yang lalu berbeda dengan yang sekarang. Bila Anda mencari-cari dan mengoprek-oprek isi Facebook, maka pasti selalu ada saja yang berubah. Sebagian bilang perubahan itu perlu dan sebagian bilang perubahan itu merepotkan, tapi kenyataan bilang bahwa walau merepotkan tetapi tetap saja yang cuap-cuap karena perubahan itu tetap main Facebook dan penggunanya makin bertambah.
Tahun 2007 ketika pertama kali saya join dengan Facebook dengan dikenalkan oleh teman saya, situs ini terlihat biasa saja dan hampir ga ada bedanya dengan situs jaringan sosial lainnya. Tetapi sejak awal, yang membedakan Facebook dari situs lainnya adalah keberadaan aplikasinya. Kini, segudang fitur telah ditambah, mulai dari chatting (instant messaging), pembatasan privasi per grup, pengaturan kontak, kemudahan dalam sharing berita, kemudahan dalam sharing foto, dan sebagainya. Sedangkan bagi sebagian orang lain, keberadaan AJAX membuat praktis kehidupan mereka.
Sedangkan Friendster? Aku bergabung dengan Friendster sejak tahun 2005, dan sampai sekarang Friendster tetap mempertahankan tradisinya dengan layout dan fitur yang biasa saja. Malahan beberapa fitur merupakan hasil catutan dari Facebook. Untuk urusan teknologi, pasti sebagian besar orang sudah tahu bahwa banyak orang sering mengeluhkan Friendster itu lambat dan sering error, bahkan pernah sampai down karena masalah listrik di data center mereka.
Anda pernah menggunakan Flickr, Picassa yang merupakan situs photo sharing dengan fasilitas yang profesional? Maka Anda bisa melakukannya di Facebook. Pernah menggunakan blog seperti WordPress dan Blogger? Anda dapat juga menuliskan di Notes Facebook walau cenderung terbatas dilihat oleh pengguna dalam. Pernah juga menggunakan YouTube untuk berbagi video? Maka Facebook juga sudah punya fasilitas berbagi video. Atau juga pengen berbagi artikel atau halaman web menarik seperti digg.com? Anda juga bisa lakukan dengan fitur share atau link di Facebook. Anda mau melakukan microblogging seperti di Twitter? Lakukan juga di bagian “what’s on your mind?”. Mungkin yang belum ada sampai sekarang ini hanya search engine yang bisa mencari artikel ke banyak situs. :D
2. Kenyamanan, it’s a cozy place for kongkow-kongkow
Apakah Anda melihat perbedaan visual sejak awal masuk ke Facebook dan Friendster? Harusnya Anda melihat bahwa tampilan Facebook cenderung soft, sedangkan Friendster cenderung garang. Ketika awal-awal melakukan login, yang ditampilkan Facebook adalah berita soal teman-teman yang tersusun rapi dari atas sampai bawah seperti aliran waktu. Sedangkan waktu login ke Friendster, berita dikelompokkan per orang, dan dikelompokkan lagi per kategori. Jadi bila ada seseorang yang baru mengupload foto, yang tampil hanyalah tulisan “Added new photos – 10 years ago” dan alhasil orang pun ga bisa melihat apa yang menarik dari foto yang diupload tersebut.
Kedua tentu saja tampilan profile Facebook dan Friendster, sudah jelas jauh berbeda. Facebook memiliki tampilan yang tetap dan mereka teguh dalam prinsip mereka tersebut, sampai percobaan oleh para pengguna untuk merubah layout atau tampilan di Facebook pun harus patah arang di tengah jalan. Akhirnya semua harus dilakukan dengan addons dan melakukannya dari tingkat browser (yeah, tapi masih banyak aja yang mengklaim bisa mengubah tampilannya). Sedangkan Friendster begitu terkenal karena mudah mengubah-ubah tampilannya sampai tulisan yang ada pun ga terbaca. Bahkan dulu sempat dengan mudahnya menghilangkan logo Friendster dan membuat di dalam profilenya atau mengalihkan orang ke situs phising untuk mencuri data login pengguna Friendster.
Kenyamanan juga meliputi banyaknya fitur privasi yang dapat diatur di Facebook. Bahkan untuk informasi kontak (contact information) yang terdapat di profile, pengguna dapat membatasi setiap entry mulai dari nomor telepon, email dan sebagainya. Sedangkan untuk Friendster, semua langsung dipatok dalam satu pilihan, bisa melihat semuanya, atau ga bisa melihat sama sekali.
Banyaknya aturan di Facebook terkadang membuat beberapa pengguna sebal dan akhirnya ngambek ga mau menggunakan Facebook lagi. Tapi setelah beberapa hari ngambek, akhirnya pengguna itu pun kembali lagi ke Facebook dengan alasan “sudah terlanjur pakai dan cinta, masakan mau ditinggalin gitu aja”. Yang account Facebook-nya sudah diblokir pun, pada akhirnya akan berusaha meminta Facebook membukanya lagi. Sedangkan di Friendster, pasti banyak yang membuat account baru lagi dan memulai dari awal karena “nge-add teman itu yang utama” di Friendster. Di balik banyaknya aturan, orang seperti aku justru diuntungkan karena merasa lebih nyaman dengan aturan itu. Kalau ada orang yang aneh-aneh dengan accountnya, seperti spamming atau melanggar aturan, yang pasti akan lebih baik kalau orang itu ditendang dari Facebook. Yah, intinya kalau mau ikut acara yang ada, ikutilah aturan yang udah dibuat oleh tuan rumahnya.
3. Target pasar yang luas
Sebagai manusia, kita memang ga tau apa yang akan terjadi di masa depan, tentu saja dengan tim manajemen dan developer Facebook. Mungkin saja mereka ga tau kalau situs ini bisa menjadi situs yang besar pada akhirnya. Facebook yang dulu katanya ditargetkan untuk kalangan eksekutif, sekarang malah merambah ke setiap kalangan mulai dari kalangan eksekutif, bisnis sampai kalangan ekonomis. :D Bisa dibilang bahwa keberadaan Facebook bisa diterima oleh semua kalangan, walau belakangan ada saja isu kalau penggunaan Facebook itu diharamkan.
Selain itu Facebook pun ga menargetkan pasar terbatas di suatu negara atau memilih untuk menguasai pasar hanya di negara-negara tertentu. Alhasil puluhan bahasa kini tersedia di Facebook dan semua itu pada dasarnya dikembangkan sendiri oleh para pengguna Facebook dengan fitur translating. Bila Anda ingin bahasa Jawa atau bahasa daerah di Facebook, Anda tinggal mengajukan ke Facebook dan berkomitmenlah untuk menerjemahkan ribuan frasa yang terdapat di Facebook, dan jumlah ini tentu saja akan berkembang sesuai dengan fitur Facebook. Alhasil siapa saja bisa mengerti pemakaian Facebook walau pada awalnya terlihat lebih ribet daripada Friendster.
Sedangkan Friendster, ketika sudah berada di tahap awal kesuksesan, malah akhirnya menargetkan pasar Asia Tenggara sebagai pasar utamanya. Alhasil, banyak orang yang akan men-cap bahwa Friendster merupakan situs jaringan sosial hanya untuk Asia Tenggara, sama seperti Orkut yang menargetkan pasar ke India. Kemudahan Friendster dalam mengubah-ubah layout dan akhirnya membuat berantakan profile seakan-akan membuat target pasar Friendster juga turun level ke kalangan remaja dan anak-anak.
4. Aplikasi yang bikin semua lupa waktu
Kalau Friendster dulu mengandalkan testimonial dan jumlah friend untuk tiap penggunanya (sampai orang-orang mulai balapan mengumpulkan testi dan friend sebanyak-banyaknya), justru di Facebook bisa dilakukan melalui application. Beragam application mulai dari yang memiliki nilai untuk dibandingkan, sampai dengan application iseng seperti kuis yang dapat dibuat sendiri membuat Facebook terlihat lebih berwarna walau secara visual cuma ada warna biru tua, putih dan hitam.
Aplikasi-aplikasi seperti Pet Society, Restaurant City, Pet Dragons 2 yang bisa dimainkan berulang-ulang dengan jalan cerita yang terus berkembang ga akan membuat orang bosan, malahan akan membuat (maaf) bokong orang-orang lama menempel di kursi atau lantai (kalau pakai laptop). Aplikasi-aplikasi lainnya seperti kuis yang belakangan makin mengarah ke rasisme malah bisa membuat orang tertawa-tawa ga karuan karena hasil kuisnya yang cenderung aneh dan membuat pembuat kuisnya pengen dilempar sandal bakiak.
Ga cukup sampai di sana, kalau Anda memiliki talenta dalam membuat aplikasi online, maka Anda dapat menerapkan talenta Anda dengan membuat aplikasi di Facebook. Yap, Facebook memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mengembangkan aplikasi, tidak cuma oleh perusahaan dan vendor-vendor besar saja. Beragam bahasa pemrograman pun didukung oleh platform aplikasi Facebook, mulai dari PHP, .NET, sampai ke Python and Perl. Bahkan yang lebih ekstrimnya, Anda dapat mengembangkan aplikasi desktop yang tersambung ke Facebook karena Facebook menyediakan API untuk melakukan interkoneksi data antara desktop dengan situs Facebook-nya. Jadi bahasanya bisa diperluas lagi dengan C, C++ dan Java. Anyway maaf kalau di sini agak teknikal :D
Friendster sekarang juga memiliki fasilitas aplikasi yang mirip dengan Facebook, bahkan kenyataannya Friendster mensupport pengembangan aplikasi dengan fbOpen platform, yang menggunakan standar Facebook dalam pengembangan aplikasinya. Sayangnya sampai sekarang aplikasi di Friendster masih jarang dan tidak terlalu berkembang, yah mungkin karena masih sibuk dengan “urusan” lainnya.
5. Inilah album foto onlineku
Setiap situs jejaring sosial online pasti memiliki fasilitas untuk mengupload foto, tetapi Facebook memiliki fasilitas ini dengan cara yang inovatif dibanding situs lainnya. Pengguna dapat mengupload foto seperti biasa, lalu mengelompokkannya per album, dan memberi komentar adalah hal yang umum di situs-situs lainnya. Yang membedakan Facebook adalah fasilitas tagging picture yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan siapa saja yang ada di foto tersebut. Misalkan saja dalam suatu foto terdapat 3 orang teman, maka orang yang mengupload foto tersebut bisa melakukan tagging 2 temannya di foto tersebut sehingga foto itu akan muncul juga di koleksi foto 2 orang teman lainnya. Selain itu fasilitas tagging ini juga berguna untuk memberitahu nama masing-masing orang yang ada di foto tersebut.
Akan tetapi sama seperti fasilitas lainnya, bila ada yang digunakan dengan baik, pasti ada saja yang menggunakannya dengan cara yang tidak benar atau tidak seharusnya. Seperti mengupload foto yang memalukan dan kemudian melakukan tagging ke teman-teman yang lain dengan tujuan agar foto tersebut dapat muncul di feed orang lain yang terdapat di halaman home.
Dengan adanya fitur yang unik seperti ini di Facebook, tidak aneh kalau Facebook ditempatkan sebagai situs yang menerima paling banyak foto melebihi Flickr, Picasa dan jejaring sosial lainnya. Paling ga, makin banyaknya orang yang narsis yang ikutan di Facebook, maka makin besar pula Facebook mendominasi sebagai juara pertama dalam situs yang paling banyak menerima upload foto dari penggunanya. Sedangkan untuk Friendster, tampaknya tidak ada hal yang spesial di sini selain fungsi private photos yang sebenarnya juga dapat diatur di bagian privasi album Facebook.
Kesimpulan
Facebook yang sekarang sudah menjadi situs jejaring sosial yang multiguna dan makin populer di kalangan masyarakat. Sedangkan Friendster secara perlahan dan pasti akan terus turun peringkatnya sampai ke titik terendah. Mau buktinya? Dengar saja kata-kata orang. Apakah Anda lebih sering mendengar “add Facebook gue donk” atau “add Friendster gue donk”? Dan satu lagi bukti bahwa FB terus berjaya adalah dengan lembaga pemeringkatan situs Alexa antara Facebook dan Friendster. Walau ga 100% hasil perhitungannya bisa dipercaya, niscaya perhitungan ini cukup terwakilkan dan angka yang cukup terpaut jauh membuktikan bahwa keterpautan antara popularitas Facebook yang menanjak dan Friendster yang terus jatuh semakin besar, dan semua kembali lagi dari pengelihatan Anda terhadap sekeliling Anda. :)
Jadi kalau dibilang Facebook itu jelek dan macam-macamnya, serta mengatakan ingin kembali ke Friendster, silahkan saja, tapi kenyataan membuktikan sebaliknya. Siapa tau kalau banyak yang kembali ke Friendster, maka Facebook akan jatuh dan Friendster kembali berjaya. Yah, who knows about the future. :).
Sumber: etersoul.com
Apa Facebook itu ?
Mungkin ada yang belum tahu apa itu facebook, saya akan jelaskan sedikit gambarannya selanjutnya terserah anda, apakah anda mengerti apa yang saya maksud atau malah bingung..? :lol:
Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook.[2] Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia.[3] Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi,[4] dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serika, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya. (http://id.wikipedia.org/)
Intinya Facebook adalah buku yang di tempel di muka merupakan salah satu layanan jaringan sosial internet yang gratis..Ingat ada kata gratisss, dimana kita dapat membentuk jaringan dengan mengundang teman kita. Dan dari jaringan yang kita bentuk, kita dapat memperhatikan aktifitas mereka, mengikuti berbagai permainan atau dalam bahasa inggrinya join game yang direkomendasikan, menambahkan teman atau jaringan kita berdasarkan organisasi sekolah, daerah domisili kita, dan seterusnya. Bisa dibilang fasilitas untuk berteman dan membina kehidupan sosial.
Unutk Jelasnya langsung ke http://www.facebook.com
Sumber: cobalihat.wordpress.com
Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook.[2] Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia.[3] Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi,[4] dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serika, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya. (http://id.wikipedia.org/)
Intinya Facebook adalah buku yang di tempel di muka merupakan salah satu layanan jaringan sosial internet yang gratis..Ingat ada kata gratisss, dimana kita dapat membentuk jaringan dengan mengundang teman kita. Dan dari jaringan yang kita bentuk, kita dapat memperhatikan aktifitas mereka, mengikuti berbagai permainan atau dalam bahasa inggrinya join game yang direkomendasikan, menambahkan teman atau jaringan kita berdasarkan organisasi sekolah, daerah domisili kita, dan seterusnya. Bisa dibilang fasilitas untuk berteman dan membina kehidupan sosial.
Unutk Jelasnya langsung ke http://www.facebook.com
Sumber: cobalihat.wordpress.com
Label:
facebook,
jejaring sosial,
Mark Zuckerberg
Langganan:
Postingan (Atom)